Hasil akhir proyek prefab sangat ditentukan oleh siapa yang mengerjakannya. Sebelum menunjuk kontraktor, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda periksa agar bangunan aman, tepat waktu, dan sesuai anggaran.
1. Rekam Jejak Proyek
Cari pengalaman nyata lintas jenis bangunan dan lokasi. Portofolio yang membentang dari camp industri, sekolah, kantor, hingga bangunan ibadah menunjukkan kematangan sistem — bukan sekadar satu tipe proyek.
2. Struktur yang Teruji
Pastikan desain didukung pengujian laboratorium (mis. ITB & PUSKIM) dan perhitungan dengan software bersertifikat, bukan sekadar klaim. Ini menyangkut keselamatan, terutama untuk ketahanan gempa.
3. Kompetensi Engineering
Kontraktor yang matang mampu menangani lingkup lengkap: desain arsitektur & interior, mekanikal-elektrikal, hydrant & fire alarm, hingga STP — sehingga proyek tidak terpecah ke banyak vendor.
4. Tenaga Kerja Bersertifikat
Fabrikasi dan ereksi baja ringan menuntut keahlian spesifik. Tenaga terlatih dan bersertifikat menjaga kualitas sambungan dan presisi rakitan.
5. Komitmen On Time, Complete, Within Budget
Minta kejelasan jadwal, lingkup, dan harga sejak awal. Nilai terbaik datang dari kombinasi pengiriman tepat waktu, kualitas baik, dan harga yang wajar.